Afrinaldi Sumpur
“Sekuntum Kesepian”
:Jesi
Adakah bunga itu merasa sepi saat kau tinggalkan?
Sedangkan malam terkadang terlalu kelam tanpa bintang.
Lihatlah kelopaknya layu, menyiratkan tanda-tanda kematian.
Kau pergi tak pernah lagi datang, bahkan hanya untuk sekedar mengusir bimbang.
Dan kelak nanti kau jumpai sekuntum kembang menyisakan puing-puing kerinduan.
(Padang, awal Februari 2013)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar